Rahasia Menjadi Ahlul Qur'an

Semoga Alloh memilih kita, anak kita, pasangan kita sebagai ahlul Qur'an. Maka, agar Allah memilih kita dan keluarga kita sebagai ahlul Qur'an, maka kita bisa mengambil ibroh dari awal surah Al Baqarah. Jadi bagaimana kita mengambil pelajaran untuk motivasi dari al Qur'an, apakah motivasi membacanya, menghafalnya, memperjuangkannya, mengamalkannya sampai Alloh memilih kita untuk menjadi ahlul Qur'an

Maka dari ayat pertama aliflammiiim, bagaimana supaya kita tertarik dengan al Qur'an ini.

Sejauh mana?? Ini harus dievaluasi.
Sudahkah setiap hari kita baca Al Qur'an? Sudahkah setiap bulan kita khotam al Qur'an? Kalau belum, berarti kita belum tertarik dengan al Qur’an.Karena apabila sudah tertarik, maka harusnya kita bisa mengatasi semua kondisi jiwa yang menghalangi interaksi kita dengan al-qur'an, apakah ngantuknya, apakah capeknya dll

Aliflammiim merupakan huruf muqottoah, dan tafsir yang paling kuat terhadap huruf muqotho'ah itu tidak ada yang definitif, maka disebut huruf-huruf muqottho'ah yaitu huruf-huruf yang terputus.

Dari imam azhari, bahwa sesungguhnya huruf-huruf muqotto’ah itu untuk menunjukkan keistimewaan al Qur'an, sehingga membuat kaum quraisy saat itu terpukau dengan al Qur'an, dengan kemukjizatan al Qur’an.

Pada umumnya, surat-surat yang diawali dengan huruf-huruf muqottoah dilanjutkan dengan keistimewaan al Qur'an. Jadi untuk bisa menjadi ahlul qur'an, maka kita harus bisa membangun ketertarikan yang kuat terhadap al Qur'an

Kalo kita tertariknya saat Romadhon saja, maka itu bukan ketertarikan sejati tapi temporal, kalau tertarik setelah taujih maka itu masih temporal, ketertarikan sejati itu jika selalu ingin bersama Al Qu’ran, dan itu bisa dibangun dengan interaksi yang intens dengan al-qur'an

Al Qur'an semakin banyak dibaca, semkin membuat kita tertarik dengan Al Qur'an. Ada yang tertarik dengan al Qur'an dengan kemukjizatan kaligrafinya,ada yang tertarik karena pemahaman yang diperoleh dari al Qur'an, jika sudah tertarik, maka akan memudahkn beramal.

Menyelamatkan diri dari api neraka, sudah bisa dilakukan dengan infaq walaupun kecil seperti yang diajarkan Rasulullah, "jagalah dirimu dari al qur'an dengan infaq walaupun setengah kurma".

Cobalah cari pada diri kita, dari al Qur'an ini yang mana yang paling membuat tertarik?
Setiap orang selalu merasa punya kendala, kata yang kuliah karena kuliah, kata yang kerja karena kerja, kata yang berkeluarga karena susah mengatur waktu, maka carilah ketertaikan dengan al Qur'an untuk mengatasi kendala itu
Lupa setelah menghafal bukanlah kendala, karena itu sudah kenyataan hidup, seperti makan, berkali-kali makan tapi tetep lapar lagi, ya kalo lupa, ngapal lagi, lupa lagi, ngapal lagi, sama juga seperti baju kita, baju kotor, cuci lagi, kotor cuci lagi.

Al Baqoroh ayat 2: bangunlah keyakinan pada al Qur'an, tidak ada keraguan, al qur'an suatu keniscayaan, kalau kamu meyakini al Qur'an ini, maka termasuk kaum yang beruntung, yakin bahwa orang-orang yang bersama al qur'an maka Alloh akan tolong, begitu pula karena hafal al Qur'an maka orangtuanya diberi mahkota kehormatan, yakin akan itu, la raiba fiih, tidak ada keraguan.

Shodaqallahuladzim, maha benar Alloh dengan segala firmanNya, yakin bahwa semua yang difirmankan Alloh adalah benar. Hal-hal seperti ini, jika yakin, maka akan membangun motivasi ber-al Qur'an yang baik.

Al Baqoroh 3: hudallilmutaqqiin: petunjuk bagi orang yang bertaqwa. Maka kita harus yakin dengan fungsi al Qur'an dalam hidup kita.
Allazina yu'minuna bil ghoibi, yang goib harus kita tahu rinciannya, misalnya kiamat, kita harus tahu secara rinci apa yang terjadi saat kiamat (baca at Takwir), bagaimana neraka, rinciannya bagaimana? Baca An-Naba’, itu akan membuat keyakinan kita terhadap Al-Qur'an akan meningkat. Kita juga perlu tahu urusan-urusan ghaib yang dijelaskan Rasulullah saw. Misalnya bagaimana saat Rasulullah menjelaskan bagaimana ketika manusoa dikumpulkan d padang masyar, yang panas, dan tenggelam dengan keringatnya, ada yang tenggelam sampai kaki, ada yang tenggelam sampai hidung, tergantung amalnya. Kalo pake akal, mungkin tidak percaya, tapi itulah hal ghaib yang akan terjadi.

Syurga tidak pernah kita lihat, tapi kita yakin bahwa syurga itu ada, dan meminta syurga pada Alloh.
Nggak pernah ketemu Alloh, nggak pernah ketemu Rasulullah tapi yakin rutin meminta syurga dan terlindung api neraka. Hal ini bisa terwujud jika kita rutin bersama Al Qur'an.


Yukimunassolah, harus ditunjukkan dengan banyaknya sholat wajib dan sunnah.
Wamimmarozaqenahumyumfikun, berinfak adalah bukti bahwa yakin pada yang ghoib. Betapapun uang itu sangat kita cintai, tapi tetap diinfakkan karena yakin. Yang mau berinfak, selalu dalam hatinya ada proses yatazakka: mwnsucikan dirinya.Semakin sering berinfak semakin suci dirinya.

Walladzina yu'minuna bima unzila ilaika wama unzila minqoblik, yakin pada kitab-kitab Alloh.

Kesimpulan: bagaimana agar tertarik dengan Al qur'an, maka belajarlah dari awal-awal surah Al Baqoroh. Dengan awal Al-Baqoroh, untuk menjaga diri kita dari golongan kaum kafirin, dan munafiqin yang dijabarkan pada Al-Baqoroh halaman kedua.

Semoga kita semua termasuk ahlul qur'an,yaitu keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya. amiiin.

[Disarikan dari taujih Ust. Abdul Aziz Abdurrauf dalam MQN]
 .... Rumah Cinta ~ Dengan Cinta Kita Satukan Dunia....
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar Anda:

HIDANGAN WEB

Recent Comment