Andai Ada Kasih Antara Kita

Alhamdulillah, puji syukur mari kita haturkan kehadirat Allah yang menggenggam erat hati kita. Semoga Allah melingkupi hari-hari kita dengan kasih sayang-Nya.
Sejenak mari lihat dan bayangkan teman-teman seperjuangan kita di organisasi, selanjutnya kita hayati bait syair dalam senandungnya Tazakka:

Andai ada kasih antara kita
Kita kembalikan kepada Yang Esa...


Sebuah pesan yang mempunyai makna mendalam, terlebih bagi kita yang aktif di sebuah organisasi (Forspent). Entah apa yang melatar belakangi dan memotivasi kita bergabung di situ. Barangkali sebagian besar tujuannya adalah untuk menyambung silaturahim, merajut ukhuwah dan da'wah. Ya, karena memang organisasi ini didirikan memang mempunyai misi demikian dengan diduduki mayoritas anak muda. Masa muda merupakan masa keemasan, masa semangatnya kita menunjukkan jati diri. Namun disini juga ada getar-getar jiwa yang tak bisa dihindari. Bertemunya dengan orang yang kita suka, akan memberikan semangat yang lebih dalam andilnya kita di organisasi, sampai-sampai kadang kita melupakan kerjasama untuk memajukan dakwah, dan lebih menunjukkan bahwa 'kitalah' yang terhebat dan terbaik diantara teman kita yang lain. Baik dari sudut pandang teman kita, terlebih pada si dia yang kita suka.  Tak bisa dipungkiri, kitapun sebagai manusia yang normal mengharap rasa itu akan mendapat balasan dari si dia.
Menyimpan rasa 'cinta' memang tak semudah kita menyimpan perhiasan. Rasa itu pasti akan terlihat dari cerminan perilaku kita. Apalagi saat ini, semua orang sudah menggunakan handphone, sehingga rasa itu akan kian nampak dari komunikasi maupun SMS kita kepada si dia. Kadang kita mengirimkan SMS tausiah, nasihat bahkan sampai harus mengingatkan si dia untuk qiyamul lail. Sehingga hal-hal inilah yang kadang merusak niat tulus nan suci kita dalam da'wah di organisasi ini.
Sekali lagi mari kita hayati syair ini:
Andai ada kasih antara kita
Kita kembalikan kepada Yang Esa
Agar ia suci tulus dan ikhlas

Biarlah rasa ini kita simpan rapat-rapat meski teramat sulit dan berat. Karena ini adalah perjuangan yang membutuhkan pengorbanan. Biarlah rasa ini hanya Allah yang tahu, agar kelak jika si dia bukan untuk kita, kita tak menyakiti satu sama lain dan meninggalkan kenangan pahit bak empedu. Meski beberapa diantara kita yang Allah pertemukan belahan jiwanya di organisasi ini. Kita tak perlu iri bahkan membenci jika kenyataan si dia bukan jodoh kita, sehingga selanjutnya kita tak mempunyai semangat lagi di organisasi ini. Lihatlah betapa tulus dan ikhlasnya teman-teman kita yang lain bergabung dengan organisasi ini. Ada yang rumahnya jauh, sehingga ketika mau rapat harus berjuang menerjang panas dan hujan. Ada juga yang sampai terjatuh, terluka, hingga ada yang Allah panggil terlebih dahulu menghadap-Nya.
Kawan, mari nikmati saja andil kita di organisasi ini dengan mengembalikan misi kita bergabung dalam barisan ini. Biar Allah yang menuntun hati-hati kita. Tetap semangat dalam berjuang. Teruslah melangkah karena 'INILAH JALAN KITA', semoga Allah memberkati.

Dedikasi tulisan ini untuk temen-temen yang tengah berjuang di Forspent.
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar Anda:

HIDANGAN WEB

Recent Comment