Untaian Nasihat Ke-2

(Berikut ini saya lampirkan nasihat-nasihat teman-teman saya yang dikirim fia SMS. Barangkali akan lebih bermanfaat jika saya share di blog saya. Terima kasih saya haturkan kepada temen-temen tercinta semua...)

Hidup tidak selamanya berjalan mulus, butuh batu kerikil supaya kita hati-hati, butuh semak berduri supaya kita waspada, butu persimpangan supaya kita bijaksana memilih, butuh petunjuk jalan supaya kita punya harapan tentang adanya masa depan…
Hidup butuh masalah supaya kita tahu bahwa kita punya kekuatan, butuh pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras, butuh air mata supaya kita tahu merendahkan hati, butuh dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai, butuh tertawa supaya kita tahu mengucapkan syukur, butuh senyum supaya kita tahu kita punya cinta, butuh orang lain (saudara seiman) supaya kita tahu kita tak sendiri..

---
Tahukah kenapa Allah menciptakan gelapnya malam?
Agar kita mampu menyadari hangatnya mentari esok hari…
Tahukah kenapa Allah menggugurkan dedaunan yang kering?
Agar tunas muda dapat tumbuh kembali…
Tahukah kenapa Allah mempertemukan kita dengan orang yang salah?
Agar kelak kita bertemu dengan ‘dia’ yang terbaik yang Allah simpan untuk kita dan kita akan jauh mensyukurinya…
Dan tahukah kenapa semua itu terjadi?
Agar kita bias bersabar disaat tertimpa sesuatu yang tidak kita inginkan,
Dan kita bisa bersyukur saat diberi kenikmatan…

---
Dalam bahagia Allah menyisipkan duka, agar kita tahu bahwa ada hikmah dibalik sekaan air mata…
Dalam harap Allah menyelipkan resah, agar kita sadar untuk mengiringinya do’a dengan segenap pasrah
Dalam juangpun Allah meletakkan lelah, agar kita ingat betapa mahalnya harga istiqomah…
Tiada Allah ciptakan sesuatu dengan sia-sia…

---
Saudaraku….
Memiliki cita-cita dan harapan masa depan memang tidak mutlak akan memberi jaminan dapat diwujudkan.
Tetapi dengan memilikinya akan membuat kita terus-menerus terdorong untuk mencapainya. Dorongan inilah yang seringkali membuat seseorang sampai ditempat tertentu yang nilainya sama, atau wujudnya sama atau lebih baik dari cita-cita dan harapannya, apalagi cita-cita bagi kebahagiaan akhirat.

---
Uang … bisa beli jam, tapi nggak bisa beli waktu, bisa beli ranjang tapi nggak bisa beli tidur, bisa beli buku tapi nggak bisa beli ilmu, bisa beli obat tapi nggak bisa sehat, bisa beli rumah tapi nggak bisa beli keluarga, bisa beli hati tapi tak bisa beli cinta, bisa beli cincin nikah tapi nggak bisa beli kesetiaan, dan bisa beli darah tapi nggak bisa beli hidup.
Sebab itu kawan, hargailah apapun yang kita miliki saat ini. Karena jika hilang, tidak bisa dibeli dengan uang.

---
5 keutamaan waktu:
Bila subuh utuh, pagi tumbuh hati teduh, pribadi tidak angkuh,keluarga tidak keruh, maka damai akan berlabuh.
Bila dzuhur teratur, dari pribadi yang jujur, hati tidak kufur, rasa selalu syukur, amal tidak udzur, keluarga selalu akur, maka pribadi jadi makmur…
Bila ashar kelar, jiwa jadi sabar, raga jadi tegar, senyum menyebar, maka rizki insyaallah lancar…
Bila magrib tertib, ngaji jadi wajib, wirid jadi karib, jauh dari aib, maka syafaat tak pernah raib…
Bila isya terjaga, malampun bercahaya, gelap tak terasa, insyaallah hidup ini bahagia sejahtera dan kekal di surge bersama orang-orang tercinta dan kekasih Allah lainnya…

----
FIRDAUS REGENCY:
Hunian nyaman tak terbayangkan!
Type: jannatun na’im, jannatul ma’wa (ready stock)
Fasilitas: sungai susu salsabila, view tak terbatas, akses masuk 7 pintu, taman jutaan hektar, dengan buah segar, ranum, nikmat dan siap santap.
Tesedia : kavling EKSKLUSIF bagi Mujahid da’wah.
Syarat pemesanan : Bertaubat dan kembali kepada jalan Allah, memegang teguh agama Allah, menjadi muslim yang shalih dan mukhlis.
Kantor: Jl. Fisabilillah, bumi Allah…

---
Ukhuwah tidak mengenal kesudahan, mengiringimu dalam hidup sebagai penyejuk, menyapamu dalam kesendirian yang melelahkan dan menjagamu tetap dalam senyum….
Ukhuwah adalah persaudaraan yang kekal, yang tiada mengenal kejenuhan,
Ukhuwah selalu punya sesuatu untuk dibagi, meskipun hanya sebuah nasihat atau sebait do’a yang tak Nampak…

---
Jadilah pribadi sejati yang selalu tampak santai dalam kesibukan, tesenyum dalam kesedihan, tenang dibawah tekanan, tabah dalam kesulitan dan optimis menghadapi tantanga. Itulah konsep hidup yang sebenarnya, saling memahami dan mengisi kekurangan diantara sesame tanpa ada yang merasa saling pintar, paling baik dan paling sempurna.

---
Hidup yang tercapai adalah anugerah, buah cinta dan juga pengorbanan tulus keluarga. Tak ada yang sempurna tapi saling menyempurnakan. Satu kata yang kadang terlupa atau terkesampingkan, “keluarga”.

---
Ketika hasrat ibadah terasa lemah, saat taat dirasa berat, tatkala syahwat makin menguat, dan kala hati terkubur dalam future, MAKA JAWABLAH! “Relakah Anda mati dalam keadaan seperti ini?”
Jika tidak, maka BANGKITLAH! Karena tak ada jaminan berumur panjang, tiada pula peluang ketaatan jika telah datang kematian.

---
Hidup manusia ibarat sebuah buku tulis. Cover depan adalah tanggal lahir,cover belakang adalah tanggal meninggal. Tiap lembarny adalah hari-hari dalam hidup kita, ada buku yang tebal ada pula buku yang tipis. Dan seburuk apapun halaman sebelumnya selalu tersiap halaman selanjutnya yang putih bersih, siap untuk coretan pena berikutnya. Begitupun hidup, seburuk apapun hari kemarin, Allah selalu menyediakan hari yang baru untuk kita. Kesempatan yang baru untuk bisa melakukan sesuatu yang benar, meninggalkan yang salah dan melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkan-Nya.








Share:

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar Anda:

HIDANGAN WEB

Recent Comment